Sejarah KPPN Baubau

0
880
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara atau disingkat dengan KPPN merupakan ujung tombak pelayanan publik yang menjalankan fungsi sebagai Bendahara Umum Negara dalam memberikan pelayanan pencairan dana APBN, penatausahaan penerimaan negara, dan penyusunan laporan keuangan kantor/satuan kerja instansi pemerintah. KPPN Baubau adalah instansi vertikal di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang berada dalam Wilayah Kerja Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara.Pada tanggal 5 April 1984 KPPN Baubau secara resmi beroperasi di Jalan Anoa No. 1 Kota Baubau dengan nama KPN (Kantor Perbendaharaan Negara) yang dipimpin oleh Drs. Muhammad Sanitayep dan Kantor Kas Negara yang dipimpin olehAdnan Arsyad. Setelah itu KPN dan KKN dilebur menjadi Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN) di bawah Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).

Latar belakang pembentukan KPPN/KPKN Baubau karena semakin besarnya volume kerja KPN/KKN Kendari, sehingga diperlukan pembentukan kantor baru untuk mendekatkan pelayananpada masyarakat dan mendukung perkembangan perekonomian di daerah. KPPN dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 303/KMK.01/2004 tanggal 23 Juni 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan

2

Seiring dengan reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan maka KPPN Baubau menerapkan sistem kerja/SOP (Standard Operating Procedures) KPPN Percontohan. Penerapan SOP KPPN Percontohan ini diharapkan akan meningkatkan pelayanan publik oleh KPPN, khususnya terkait dengan pencairan dana APBN yang dapat diproses secara cepat, tepat, serta tanpa biaya (no cost). Saat ini KPPN Baubau di pimpin oleh Budiman, S.E.,M.M dan Sejak 8 januari 2013 KPPN Baubau pindah lokasi di Jalan Raya Palagimata Baubau Sulawesi Tenggara.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY