Realisasi baru 20% dari pagu, Dirjen Perbendaharaan Minta Percepat Pelaksanaan Paket Pekerjaan

0
117

Jakarta, Perbendaharaan.go.id- Kinerja mesin organisasi tidak lepas dari dukungan finansial yang membiayai gerak dan aktivitasnya. Sekretariat Ditjen Perbendaharaan mengkonsolidasikan seluruh Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) pada kantor vertikal dalam Focus Group Discussion (FGD)Barang/Jasa tahun 2015 (14/06)untuk menyamakan persepsi dalam melaksanakan tugas. Pada akhir semester satu tahun 2015, Secara kuantitas, volume transaksi pengadaan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2014, namun jika ditinjau dari angka realisasinya per 31 Mei 2015 masih cukup rendah, yaitu sekitar 20% dari nilai Pagu. “Saya meminta kepada Bapak Ibu sekalian untuk segera mempercepat pelaksanaan pengadaan paket pekerjaan yang telah direncanakan, namun tetap taat asas, dan selalu menjaga hasil dan kualitas pekerjaan” Kata Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono.

Diungkap dalam hasil temuan auditor BPK terhadap hasil pemeriksaan tahun 2014,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan; ketidakpatuhan dalam membuat/menyusun dan meng-update RUP, ketidakcermatan dalam penyusunan HPS, ketidaktelitian dalam pembuatan kontrak pekerjaan (konstruksi), belum maksimalnya pengawasan yang dilakukan oleh PPK dan Panitia Pemeriksaan Hasil Pekerjaan (PPHP), serta kecurangan dalam pelaksanaan proses serta dalam penyelesaian tagihan atas pelaksanaan pengadaan barang/jasa. “Tugas dan tanggungjawab sebagai PPK tidaklah mudah, hendaknya pengadaaan Barang/Jasa seyogyanya dilaksanakan lebih cermat, berhati-hati dan menghindari segala bentuk kecurangan/fraud” pesan Dirjen Perbendaharaan.

FGD Barang/Jasa tahun 2015 dilaksanakan selama 3 hari. Antusiasme peserta terpancing dengan materi yang disajikan seperti, pemaparan dari LKPP terkait dengan implementasi Perpres No. 4 Tahun 2015, prosedur pembangunan gedung dan bangunan, aspek hukum dalam pengadaan barang dan jasa, strategi percepatan belanja modal tahun 2015, penyusunan dan revisi anggaran, monev RUP dalam aplikasi Simapan, serta implementasi pengadaan barang/jasa pemerintah melalui sarana E-Purchasing.

Oleh: Media Center Ditjen Perbendaharaan

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY